I Petrus 1:1-2

Reformational Worldview Chapel - Minggu, 11 Nopember 2007

Home

Sounding

As Stangers = Good News!

 "Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia"

 "Peter, an apostle of Jesus Christ, To God's elect, strangers in the world, scattered throughout Pontus, Galatia, Cappadocia, Asia and Bithynia." (NIV)

 

    Siapakah orang Kristen, penerima surat ini? Mereka adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah, orang asing dan tersebar di berbagai area. Inilah karakteristik orang Kristen masa itu dan masa kini.

     Berita ini terasa asing di telinga kita, orang Kristen modern. Bagaimana mungkin kita hidup sebagai orang asing, pendatang, dan tersebar di jaman modern ini. Kita perlu tempat tinggal, identitas yang jelas, pekerjaan tetap, dan masa depan yang terukur.

     Bagaimanapun juga berita ini, sebutan ini, adalah kabar baik bagi kita, orang Kristen baik masa itu maupun masa kini. Mengapa?

  1. Kita tidak mungkin memahami arti " a chosen people" jikalau kita tidak sekaligus sadar sebagai "orang asing dan pendatang" dan hidup dalam "diaspora" (scattered). Kita tidak akan memahami hidup sebagai orang pilihan Tuhan jikalau kita sudah membangun kemapanan hidup di dalam dunia ini.

  2. Kesadaran hidup sebagai "orang asing atau pendatang" merupakan ciri kehidupan Kristen. Dunia ini tidak layak dilekatkan  dengan hidup kita, dan hidup kita dilekatkan dengan dunia ini. Dunia modern sukses mendekatkan bahkan melekatkan dunia dengan hidup kita. Teknologi canggih menjadikan dunia menyatu dengan hidup kita.

  3. Sama seperti yang lain, kita mencari kemantapan dan kemapanan dalam hidup ini, namun kita sering lalai, kemapanan dunia ini dibangun atas dasar kegoyahan. Kota Roma yang mapan dibangun atas dasar ketidak pastian peperangan yang dipimpin oleh senator dan para jendral. Kota-kota modern yang mapan dibangun atas dasar teknologi dan persoalan yang rentan. Inilah yang terus menerus mengganggu ketenangan jiwa manusia. Kesadaran hidup sebagai "orang asing" dan "tersebar" justru menyanggupkan kita untuk hidup dalam damai sejahtera yang benar.

  4. Kita disadarkan untuk membangun kemapanan kita atas karya Tuhan yang menjadikan kita "a chosen people." Kemapanan yang diuji dalam kehidupan di dunia ini sebagai pendatang bukan pemilik. Dengan demikian orang Kristen dapat terus bertumbuh dalam kelimpahan Tuhan (bandingkan 2 Petrus 3:18).

  5. Inilah panggilan kita, our vocation. Bertumbuh terus, tidak pernah mapan dalam mengenal dan mengasihi Tuhan. Bersandar terus di dalam anugerah-Nya. Melakukan pekerjaan baik (Efesus 2:10) yang berkesinambungan sepanjang hidup kita. Inilah jejak langkah yang kita tinggalkan di dalam dunia yang fana ini.

Blessings in Christ,

Pdt.Joshua Lie